Minggu, 13 September 2015

Cintaku diseberang Musi

1 syawal 1436 H menjadi pertemuan istimewah bagi kami, malam itu awal mula silahturahmi dihiasi kumandang takbir idul fitri dikota kerinci. Aku tak pernah menduga bahwa pria kelahiran Bengkalis 89 lulusan sumatra utara yang bekerja disalah satu perusahaan kertas di perawang ( PT indah kiat pulp & paper) itu berhasil meluluhkan hatiku untuk mencintainya. Semenjak itu perawang - pkl kerinci menjadi rute yg tidak asing lagi baginya. "Walaupun jauh terasa dekat karena aku cinta kepadamu" katanya.

Bulan lalu, saat aku terima kabar atas pindah tugasnya sesungguhnya aku sempat dilema akan kenyataan itu. Berulang kali aku bertanya kepadanya apakah informasi itu telah resmi atau masih ada perubahan dari perusahaan. Dia menjawab itu sudah valid sayang..dan dikantor sudah dilaksanakan perpisahan. Benar saja, tanggal 10 september lalu keberangkatan itu benar - benar terjadi. 

Aku mulai berfikir positif mungkin saja dia memang dibutuhkan oleh perusahaan baru mega project Sinarmas itu. Atau mungkin disanalah tempat dia untuk belajar & mengembangkan kemampuaannya. Hari - hari terus berganti kami tak pernah putus komunikasi meski dia berada diseberang musi rasanya tetap dekat dihati. :) ;)

Kekasihku, pahamilah...jarak bukanlah masalah meskipun aku merindu. Aku takkan marah kepadamu jika nanti kau temukan yang lebih baik dariku. Aku takkan pernah memaksakan cintaku. Perihal memiliki aku takkan pernah mengemiskan cintaku padamu hingga akhirnya kau untukku. semua sudah kuserahkan pada kuasa, dan kamu pasti tahu yang terbaik untukmu. Akupun begitu.!


#imissu #muhammadnor :)